MENTAL SEORANG PENULIS
Materi dari Bu Ditta Widya Utami
Mental pertama yang harus disiapkan adalah "SIAP KONSISTEN". Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konsisten itu artinya mantap dan tetap dalam melakukan sesuatu. Konsisten adalah salah satu modal penting untuk menulis. Ibarat berlatih naik sepeda. Orang yang terus-menerus berlatih naik sepeda, lama-lama pasti mahir bersepeda.Menulis juga sama. Jika konsisten menulis, terus menerus menulis, insya Allah akan bisa jadi penulis hebat. Tips agar kita bisa konsisten menulis antara lain :
Jum'at, 9 Juli 2021. Malam hari ba'da Isya, seperti biasa aku mengikuti kelas nulis. Malam itu, kami diajar oleh Bu Ditta Widya Utami guru IPA di SMP Negeri Cipenundeuy, Subang, Jawa Barat. Bu Ditta yang akan memberikan ilmunya kepada kami. Seperti biasa, semua siswa menuliskan daftar hadir dengan format "π Talitha hadir". Bu Ditta mengajarkan kami tentang "MENTAL SEORANG PENULIS".
1. Membuat target menulis
Misal, saat ikut di grup ini, kalian memiliki target membuat buku. Nah, target tersebut akan mendorong kalian untuk terus menulis.
2. Membuat jadwal
Selain target, kita juga sebaiknya membuat jadwal menulis.
Menulis memang bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Tapi, alangkah baiknya kalau kita membuat jadwal. Misal, menulis setiap selesai sarapan pagi. Ibarat jadwal makan. Ada makan pagi, siang dan malam. Jika kita tidak makan di siang hari, kita mungkin akan merasa lapar. Begitu pula dengan menulis. Kalau dibuat jadwal, ketika kita tidak menulis, maka kita pasti akan merasa aneh. Akhirnya nulis lagi deh! π
Mental kedua, adalah "SIAP BELAJAR".
Siap belajar di sini, bisa kita bagi-bagi lagi, yaitu :
1. Tambah bacaan
Para penulis hebat pasti sepakat bahwa menulis itu selalu berkaitan dengan membaca.
Orang yang senang menulis, pasti rajin membaca.Tak sekedar membaca buku, seorang penulis biasanya pandai membaca 'keadaan' atau apa yang terjadi di sekitarnya. Misal, ketika teman yang isolasi mandiri, kita bisa membuatnya menjadi sebuah tulisan.
2. Menerima masukan
Ketika menjadi penulis, kita harus siap dan mau menerima masukan. Karena terkadang, kita belum mampu melihat apa yang kurang dalam tulisan kita. Masukan itu ibarat cermin yang membantu kita melihat hal-hal yang tersembunyi.
3. ATM alias Amati, Tiru dan Modifikasi
Terkadang, kita kehabisan ide untuk menulis. Saat itu terjadi, kita bisa melakukan ATM loh. Amati gaya menulis orang-orang hebat. Lalu tiru dan modifikasi sesuai kepribadian kita.
Mental ketiga, adalah "SIAP MENJADI UNIK".
1. Setiap orang itu unik. Tak ada yang sama persis bahkan untuk yang kembar siam. Oleh karena itu, dalam menulis pun harus bisa menjadi unik. Just be yourself. Jadilah diri kalian sendiri.
2. Terakhir yang gak kalah penting dalam menulis itu, jangan sampai sering copy paste. Kita gak mau kan, kalau karya kita misalnya di-posting di blog orang lain tapi mereka ngaku itu karya mereka? Pasti sedih rasanya. Nah, oleh karena itu saat nanti menulis di blog, usahakan agar apa yang ditulis memang asli karya kita. Kalau kita mau ngambil dari blog orang, atau tulisan orang lain atau buku, baiknya kita cantumkan sumbernya.
✿ Gimana caranya supaya tidak menjadi pembajak karya orang?
- Belajar menulis referensi. Kalau tidak salah nanti di SMP pelajaran Bahasa Indonesia ada yang membahas bagaimana menulis referensi. Biasanya referensi digunakan untuk tulisan yang sifatnya resmi. Misal artikel ilmiah, karya tulis, jurnal, buku, dsb. Tapi bukan berarti tulisan di blog juga tidak boleh menulis referensi. Tentu akan bagus jika kita sertakan sumber dari tulisan kita sesuai kaidah penulisan referensi (kalian bisa Googling untuk tahu lebih lanjut ya)
- Cara paling mudah tentunya dengan menuliskan sumbernya langsung dalam tulisan. Misal ...
"Dalam buku Harry Potter yang saya baca ..."
"Menurut Bunda Lilis ..."
"Dari pembelajaran Penulis Surabaya tanggal sekian ..." Nah semacam itu juga boleh.
Selain menjelaskan tentang "MENTAL SEORANG MENULIS", Bu Ditta juga mengajukan beberapa pertanyaan kepadaku dan teman-teman dan kami pun menjawab pertanyaan itu dengan sangat aktif. Berikut pertanyaan dan jawabannya :
⊡ Pertanyaan pertama : "Apa sih yang kalian takutkan saat menulis?"
⊡ Jawaban dari aku : "Ketika menyusun kata-kata dan menentukan kata yang harus dicetak miring atau tidak"
Jawaban dari Kak Aam dan Nasywa : Kalau Kak Aam dulu takut tulisan dibilang jelekπππ
Jawaban dari Rayya : "ketika secara tidak sadar menulis suatu kata dengan salah dan lupa mengganti ukuran atau font.."
Jawaban dari Chiara : "Kalau yang saya takutkan itu.. kalau misalnya, saya nulis sesuatu dan isinya engga nyambung sama topik pembahasanππ..
Jawaban dari Kak Neifa : "Takut hasilnya gk memuaskan"
⊡ Pertanyaan kedua : Menurut kalian, apa sih kelebihan kalian dalam hal menulis?
⊡ Jawaban dari aku : "Menurut saya, menulis adalah salah satu cara untuk menyampaikan perasaan dan khayalan yang ada di dalam diri kita masing-masing. Jadi, menulis juga bisa sebagai tempat curahan hati dan dengan menulis kita dapat mengeluarkan perasaan atau khayalan yang terpendam"
Jawaban dari Kaylica : "Menurut saya, menulis bagaikan pengisi waktu kosong saya selama dirumah, isi tulisan juga berbeda-beda dan itu tergantung perasaan saat menulis, seperti menyampaikan perasaan melalui tulisan"
Jawaban dari Rayya : "menurutku menulis bisa membantu kita mengingat tentang suatu kejadian yang pernah ada atau dialami, juga bisa memberi ilmu yang baik bagi orang lain"
Jawaban dari Chiara : "Pendapat saya, Karena dengan menulis sama hal nya dengan menimba sebuah ilmu.. Tidak hanya membaca saja yang menambah ilmu, menulis juga bisa jadi jalannya.. Menulis itu mudah kok seperti tuk tuk byarr menurut bunda lilis"
Ada beberapa kalimat yang aku suka dari Bunda Ditta, yaitu :
"Mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam tulisan kita, akan membantu kita belajar lebih baik sebagai seorang penulis.
Kita tak akan pernah bisa membuat semua orang senang dengan tulisan kita, tapi YAKINLAH bahwa tulisan kita akan bermanfaat bahkan walau untuk diri kita sendiri.
So, teruslah menulis untuk keabadian. Karena tulisan tak lekang oleh zaman
3M selalu : Menulis, Menulis dan Menulis
Ingat ingat Ting π"
Terima kasih Bu Ditta, sudah berbagi ilmu pada kami ☺
Berikut kegiatan menulisku pada hari Jum'at, 9 Juli 2021. Terima kasih, sampai jumpaaaa π
Semangat menulis talitha.. sukses selalu
ReplyDelete